Waghete — Aktivitas pelayanan dan penerbangan di Bandara UPBU Waghete, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, pada Senin (23/2/2026), dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan oleh personel Pos Polisi Pengamanan Objek Vital (Pospol Pam Obvit) Bandara sebagai bagian dari tugas pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapospol Bandara, Bripka David Renyaan, bersama dua personel Pam Obvit, didukung personel dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dan petugas Aviation Security (Avsec), melaksanakan patroli serta pemantauan situasi keamanan di area bandara sejak pagi hari. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh aktivitas penerbangan berjalan lancar dan aman.
“Secara umum, situasi dan kondisi keamanan bandara terpantau aman dan terkendali,” demikian laporan resmi yang disampaikan kepada Polres Deiyai.
Pada hari yang sama, tercatat dua penerbangan yang dilayani oleh maskapai Smart Aviation dengan rute Nabire–Waghete–Nabire. Penerbangan pertama menggunakan pesawat PK-SNV (charter flight) tiba pada pukul 07.50 WIT dan kembali berangkat pukul 08.00 WIT dengan jumlah penumpang turun sebanyak 13 orang dan penumpang naik sebanyak 1 orang.
Sementara itu, penerbangan kedua menggunakan pesawat PK-SNL (subsidi) tiba pada pukul 14.35 WIT dan berangkat kembali pukul 14.45 WIT. Dalam penerbangan tersebut tercatat 11 penumpang turun dan 12 penumpang naik.
Seluruh rangkaian aktivitas pelayanan dan operasional penerbangan di Bandara UPBU Waghete ditutup pada pukul 15.00 WIT. Hingga akhir kegiatan, tidak ditemukan gangguan keamanan maupun hambatan operasional.
Pihak kepolisian memastikan akan terus melaksanakan pengamanan dan pemantauan secara rutin guna menjamin keamanan serta kelancaran aktivitas penerbangan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jasa transportasi udara di wilayah Kabupaten Deiyai.
