• Jelajahi

    Copyright © Lentera News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Babak Baru Perjuangan Ojol Medan: Aktivis Didapuk Jadi Wakil Ketua Umum ASDM

    Rabu, 14 Januari 2026, Januari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-01-14T16:39:38Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    MEDAN – Peta perjuangan pengemudi transportasi daring di Sumatera Utara resmi memasuki babak baru. Sosok aktivis sosial yang selama ini dikenal vokal dalam berbagai gerakan kemasyarakatan, Rinaldi, kini resmi terjun ke garis depan perjuangan ojek online (ojol) dengan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Aliansi Solidaritas Driver Medan (ASDM).


    Langkah strategis ini tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI Nomor AHU-0000047.AH.01.08.Tahun 2026 yang ditetapkan di Jakarta. Dalam struktur kepengurusan terbaru tersebut, Rinaldi dipercaya mendampingi Dodi Krisnanto selaku Ketua Umum untuk memimpin organisasi profesi yang menaungi ribuan driver di Kota Medan dan sekitarnya.


    Bergabungnya Rinaldi dipandang sebagai upaya ASDM dalam memperkuat posisi tawar para driver melalui pendekatan aktivisme yang lebih terukur. Selama ini, Rinaldi dikenal publik sebagai figur yang aktif melakukan pendampingan sosial dan terlibat langsung dalam berbagai isu kerakyatan di lapangan.


    "Bagi saya, mandat sebagai Wakil Ketua Umum ini adalah panggilan moral. Sektor transportasi online adalah urat nadi ekonomi kota, namun di balik itu, rekan-rekan driver masih berjuang dengan berbagai kerentanan. Saya hadir untuk memastikan bahwa solidaritas di jalanan harus berbanding lurus dengan kekuatan diplomasi di meja perundingan,"tegas Rinaldi saat memberikan keterangan pers, Rabu (14/1).


    Rinaldi menekankan bahwa fokus utamanya ke depan adalah menjembatani aspirasi pengemudi dengan kebijakan aplikator serta regulasi pemerintah. Ia menyoroti pentingnya perlindungan hukum dan kesejahteraan yang lebih berpihak pada mitra pengemudi sebagai tulang punggung ekonomi digital.


    "Driver ojol bukan sekadar deretan angka dalam algoritma aplikasi. Mereka adalah pejuang ekonomi keluarga. Kita akan bergerak secara intelektual dan terstruktur agar suara rekan-rekan tidak hanya didengar, tapi juga membuahkan perubahan kebijakan yang nyata," tambahnya.


    Penunjukan ini mendapat respons positif dari kalangan pengemudi daring yang berharap kehadiran sosok aktivis dalam struktur organisasi mampu membawa angin segar bagi transparansi dan keadilan kemitraan. Dengan legalitas resmi dari Dirjen AHU Kemenkumham, ASDM kini bersiap menyusun langkah strategis untuk mengawal hak-hak driver di tengah dinamisnya industri transportasi daring di Indonesia.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini